#labelCloud {text-align:center;font-family:arial,sans-serif; line-height:23px} #labelCloud .label-cloud li{display:inline; background-image:none !important; padding-left:1px; margin:0px; vertical-align:baseline !important; border:0 !important;} #labelCloud ul{list-style-type:none; margin:0 auto; padding:0px;} #labelCloud a img{border:0; display:inline; margin:3px; padding:0px} #labelCloud a{text-decoration:none} #labelCloud a:hover{text-decoration:underline} #labelCloud li a{} #labelCloud .label-cloud {} #labelCloud .label-count {padding-left:0.2em; font-size:9px; color:#000} #labelCloud .label-cloud li:before{content:"" !important}

Home

Home Lokal Nasional internasional Manca Negara Dunia Bola Makanan
[MASUKIN KODE BUKU TAMU ASLI DISINI]

Minggu, 08 Januari 2012




SAAT INI memang masih musim kemarau, tapi tidak ada salahnya kalau kita berbicara mengenai berkendara di saat musim hujan. Secara umum hal tersebut bertujuan agar kita lebih mengenal bagian-bagian penting di kendaraan kita. Bagian-bagian mana saja yang perlu diperhatikan saat kita berada pada kondisi tertentu. Hal tersebut juga bertujuan agar kita siap menghadapi perubahan cuaca yang tiba-tiba, karena memang cuaca di Indonesia saat ini sedang tidak menentu.

Berkendara disaat hujan deras dan jalanan yang licin bisa berbahaya bila kendaraan tidak disiapkan untuk menghadapi kondisi tersebut. Misalkan saja, saat tengah melaju dikecepatan 80 km/jam saat hujan deras, tiba-tiba kondisi memakasa Anda harus melakukan pengereman mendadak. Jalanan yang licin menyebabkan pengereman berjalan tidak sempurna. Bahayanya, ban Anda slip dan kendaraan menjadi tidak dapat dikendalikan. Selain itu, saat hujan jarak pandang Anda sangatlah terbatas, karena kabut dan hujan.

Untuk itu, CyberNews gaya otomotif akan memberikan sedikit informasi pada Anda, beberapa hal yang perlu disiapkan dan diperhatikan pada tunggangan Anda, agar tetap aman berkendara saat musim hujan.

1. Hal yang perlu disiapkan pertama adalah pembersih kaca depan yang cukup baik. Karet wiper yang masih cukup baik untuk membersihkan kaca dari air dan kotoran yang menempel pada kaca. Karet wiper yang baik dapat menjangkau keseluruhan kaca yang masuk dalam jarak pandang pengemudi dan orang yang duduk disamping pengemudi. Selain itu karet wipernya kesat dan mampu dengan baik menghapus air yang kemudian tidak menimbulkan bercak-bercak air atau embun.

2. Tekanan ban yang sempurna. Tidak terlalu kencang atau kelebihan angin dan juga tidak terlalu lembek atau kurang angin. Ban yang terlalu kencang akan menyebabkan ban tersebut kehilanan daya cengkramnya karena lapisan air (aquaplaning). Hal tersebut yang kemudian menyebabkan handling yang tidak terduga.

3. Periksa dasar ban Anda. Dasar ban yang telah tipis, bahkan telah kehilangan ukirannya akan berbahaya digunakan di jalanan yang licin karena air. Ban yang aus akan menambah jarak pengereman.

4. Mengemudilah dengan kecepatan rendah pada saat hujan. Jagalah jarak yang aman antara kendaraan Anda dengan kendaraan didepan Anda.

5. Hati-hati, saat kemudi kendaraan Anda mulai tidak responsif dan sulit dikendalikan, itu berarti tanda bahwa Anda melaju terlalu cepat untuk kondisi tapak ban kendaraan Anda pada saat itu. Sarannya adalah turunkan kecepatan Anda segera.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar